Wednesday, August 18, 2010

Lari & Jalan Lintas Juang 160810

Bertepatan tanggal 16 Agustus 2010 kemarin, kami, Calon Pengurus Osis Ksatria Parama Bhadrika dan Kakak Pengurus Osis Maharta Pragya Pratama datang ke sekolah jam delapan malam untuk melaksanakan Lari Lintas Juang yang akan dimulai dari kantor Medco Foundation di Ampera sana menuju SMA Avicenna Cinere.

Kami berangkat dari sekolah sekitar jam sepuluh, naik tronton menuju Ampera. Sebelumnya diadakan renungan malam terlebih dahulu. Selesai renungan malam, kami semua bersiap untuk Lalinju. Diperjalanan, kami meneriakkan yel-yel kami begitu ramai sehingga orang-orang disekitar melihat kearah Tronton kami. Kami begitu bangga meneriakkan semua yel-yel kami ketika perjalanan kesana.

Sesampainya disana, kami mengadakan apel pembukaan dan kemudian siap-siap berbaris untuk segera melakukan Lari Lintas Juang. Kebetulan aku dan atrid berada tepat dibelakang kakak mahatma. Jadi mungkin bisa dibilang ada di barisan depan. Didepan kak Della sebagai ketua MPK membawa bendera MPK dan kak Finno sebagai belanegara membawa bendera merah putih.

Pada awalnya kami berlari dan berlari. Lalu kemudian kami berjalan perlahan. Kami memang bukan hanya berjalan. Walaupun bulan puasa, semangat kami begitu besar sehingga kamipun sanggup berlari. Selama diperjalanan, kami terus meneriak-neriakkan yel-yel kebanggaan kami. Yel-yel selama Ladoska, lagu2 kebangsaan indonesia, yel-yel sekolah dan sebagainya dapat kami nyanyikan sambil berlari. Disetiap pos kami diberi minuman. Seperti air putih, Pocari Sweat, susu, buavita, nutrisari dan beberapa roti isi.

Kami sampai sekolah kira-kira jam dua pagi. Sesampainya kami disekolah, kami membuat vandle dan kemudian melakukan Sahur. Sehabis itu kami tidur dan bangun untuk solat shubuh. Kemudian kami mandi dan bersiap-siap untuk upacara bendera 17 agustus-an.

Setelah upacara. Detik-detik Demisioner kakak osis lama sebentar lagi dimulai. Orang tua kami melihat pelantikan tersebut. Pada saat Demisioner, suasana sangat haru. Kakak osis menangis. Beberapa dari capsis pun menangis terharu.
Terimakasih atas semua perjuangan kakak osis mahatma untuk kami semua. Kami pasti berusaha agar bisa menjalankan tugas dengan baik.

Kami bisa buktikan, kami bisa menjadi yang terbaik.

0 feed back:

Post a Comment