Thursday, February 16, 2017

Terimakasih, teman.

Baru-baru ini, foreign Youtuber bernama Zoella dari UK mengunggah video tentang Q&A menyangkut beberapa pertanyaan yang tidak sempat ia jawab disetiap ia mengadakan Q&A sebelumnya. Saya sudah lama mengikuti Zoella dan karirnya di Youtube. Meskipun kebanyakan membahas beauty dan lifestyle, saya sangat suka video dia. Tapi menurut saya, ini video yang sangat cocok dengan kehidupan saya sekarang.

Mungkin kalian juga pernah mengalami kejadian seperti saya. Dimana kalian berbicara satu hal yang tidak pernah kalian maksud, yang kemudian tidak sengaja menyakiti hati orang lain. Disitu pertanyaan yang dilontarkan ke Zoella adalah kira-kira seperti ini: "Jika kamu bisa mengubah hidup kamu, kejadian apa yang menurut kamu paling kamu sesali?" dan disitu Zoella menjawab dengan sangat menginspirasi, menurut saya. Zoella menekankan bahwa setiap kejadian yang terjadi dalam hidup kita itu pasti berbuah hasil. Sebenarnya, hasilnya tersebut dapat berupa hasil baik atau hasil buruk. Tetapi, menurut Zoella, tidak ada hasil buruk dari setiap kejadian buruk atau baik yang menimpa kita. Disitu ia bilang bahwa meskipun kamu merasa telah berbuat jahat, atau melakukan hal yang menurut kamu tidak baik, kamu memang akan mendapatkan imbalan yang setimpal, yaitu mungkin saja juga sebuah tamparan hidup yang membuat kamu menyesal, atau imbas lainnya. Tetapi, dari imbalan buruk itu, pasti ada hikmah baik yang bisa kamu ambil. 

Mungkin Tuhan memang memberikan saya pelajaran bahwa saya telah menjadi orang buruk ke salah seorang teman saya. Imbasnya adalah kami bermusuhan. Tetapi dari itu semua, saya merasa bahwa ini cara Tuhan mengingatkan saya untuk berhati-hati dalam memilih orang yang dekat dengan saya. Ini cara Tuhan untuk menjaga saya dan melindungi saya dari pergaulan-pergaulan yang menurut Ia tidak cocok atau tidak baik untuk saya. Saya memang merasa terpukul dengan kejadian yang menimpa saya tersebut. Saya tidak pernah merasa sesedih ini kehilangan seorang teman. Dua, sudah dua orang saya tinggalkan dan dua-duanya juga saya tangisi. 

Aneh memang, kenapa begitu sedih padahal hanya kehilangan teman? Saya juga tidak bisa menjelaskan dengan detail. Saya adalah orang yang peduli dan penyayang, menurut orang sekitar saya. Saya bisa menjadi orang yang sangat protektif terhadap teman saya sendiri, apalagi yang saya anggap sangat dekat dengan saya. Sebisa mungkin saya akan bersikap baik kepadanya, selalu ada untuknya, membuat ia senang dan seterusnya. Memang pertemanan yang saya jalin cukup intens, karena sekalinya ada yang dekat dengan saya, biasanya saya susah melepasnya pergi, padahal hanya teman. 
Tetapi sudah dua orang pergi dari saya, dan saya pun mau tak mau harus mengikhlaskan kepergian ia yang sudah direncanakan Tuhan. Saya selalu merasa Tuhan sangat sayang sama saya. Melindungi saya dari pengaruh-pengaruh buruk orang sekitar saya yang mungkin saja dapat membuat saya celaka. Kehilangan teman memang sangat sedih. Saya tidak berhenti memikirkannya sampai sekarang. Tetapi selain itu, saya harusnya berterimakasih. 

Saya merasa memang teman saya yang dua orang tersebut sangat memberikan dampak buruk terhadap hidup saya. Satu, sangat tempramental dan emosional. Memberikan dampak buruk karena saya selalu kena omel, dan saya pun jadi ikut mengomel ke orang sekitar saya. Dua, pergaulan bebas dan hedonisme yang tidak penting. Dua orang tersebut sangat dekat dengan saya, tapi juga sangat cepat menghilang dari hidup saya. Dan saya harus mengucap terimakasih atas apa yang telah Tuhan hilangkan dari hidup saya. Karena sekarang saya menerima pelajaran dan hikmah atas kejadian buruk tersebut. 

Saya rasa memang benar, life creates a ripple effect. Once you plant one good deed, it ripples to another and another. Kata Marshall Erickson. 

Begitu juga kata Zoella, everything happens for a reason. Whether its a good thing or a bad thing, one thing that sure is it will create something valuable for your future. You don't have to regret everything that happened not according to your plan in life, but be thankful that it happened and it changed you. Because God makes no mistakes. Everything that happened will teach you something, and will change you into a better person. 


***